Jangan terlewatkan informasi terkini dari Pacoyos.com. Subscribe Now!

Berbagai macam kategori hacker di 2020 ini No 4 sangat mengejutkan


1. Black Hat

Warna hitam sering diidentikkan dengan hal-hal yang negatif. Termasuk saat mengelompokkan hacker. Para hacker yang masuk dalam kategori hitam atau Black Hat adalah mereka yang melakukan hacking dengan cara meretas sistem atau program secara ilegal. Tujuannya pun tidak bisa dibilang baik karena mereka melakukan hacking untuk mengambil data pribadi pengguna internet seperti password hingga nomor telepon. Mereka juga terkadang menyebarkan virus pada perangkat lain.

Dari data pribadi yang dicuri tersebut mereka bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Data-data tersebut jika dijual bisa memiliki harga yang sangat tinggi karena memang banyak yang menginginkannya. Tindakan tersebut jelas merugikan dan membahayakan sistem yang diretas.

2. White Hat

Selain Black Hat hacker, ada juga White Hat hacker. Bisa dibilang White Hat adalah kebalikan dari Black Hat. Jika Black Hat menggunakan kemampuan hacking untuk mencuri data pribadi dan tindakan kriminal lainnya, White Hat justru sebaliknya. Mereka berusaha meretas sistem atau program untuk bisa menemukan celah keamanannya. White Hat juga bekerja sesuai dengan peraturan dan melalui metode yang legal. Dengan tujuan “mulia” ini, White Hat sering disebut sebagai good hacker.

Baca juga : Apa itu termux dan bagaimana cara menggunakannya


Umumnya, White Hat direkrut oleh sebuah perusahaan untuk bekerja sama dengan tim developer mereka. White Hat akan mencari celah keamanan dari sistem yang dibuat developer. Dengan demikian, sistem yang dibuat pun bisa lebih aman dan risiko kebocoran datanya dapat diminimalisir.

3. Grey Hat

Ternyata di antara Black Hat dan White Hat pun terdapat golongan hacker tersendiri. Mereka disebut dengan Grey Hat. Para Grey Hat tidak bisa dikategorikan sebagai Black Hat maupun White Hat karena mereka beroperasi dengan mengombinasikan metode keduanya. Grey Hat menerapkan metode-metode Blackh Hat hacker, namun di saat yang bersamaan mereka juga menggunakan cara yang serupa dengan White Hat hacker.

Baca juga : Cara hacker menyadap whatsapp ternyata semudah ini 


Misalnya, saat mereka meretas sebuah sistem atau program, Grey Hat melakukannya secara ilegal seperti Black Hat hacker. Namun, tidak seperti Black Hat hacker yang meninggalkan kerusakan pada sistem, Grey Hat mengembalikan sistem seperti sedia kala seperti White Hat hacker sehingga seolah tidak terjadi apa-apa pada sistem. Secara sederhana, dapat disimpulkan bahwa tujuan Grey Hat melakukan peretasan sistem adalah sekadar untuk uji coba kemampuan semata.

4. Junior Hackers

Script Kiddies adalah tipe peretas junior. Mereka menggunakan alat, program, dan kode peretasan yang berbeda. Tujuan utama Script Kiddy adalah mendapatkan perhatian terhadap orang lain. Dengan tindakan mereka, mereka dapat melakukan beberapa serangan keamanan cyber. Serangan-serangan ini dapat menyebabkan serangan DOS dan DDOS.

Script Kiddies memiliki pengetahuan terbatas dalam Hacking dan mereka juga bukan orang yang sangat ingin tahu tentang ini. Mereka tidak ingin menjadi Master of Computer World, mereka tidak seperti Green Hat Hacker. Ketelitian mereka sedikit menarik seperti yang tersirat dari nama mereka.

Sebagai rangkuman, Script Kiddies tidak berbahaya seperti Black Hat Hacker. Tetapi dengan progam yang kuat mereka dapat berdampak pada sistem Anda selama mendapatkan perhatian mendahului teman-temannya.

Creator AnymPedia

Posting Komentar

© PACOYOS. All rights reserved. Developed by Jago Desain